Rabu, 02 Agustus 2017

Garis Takdir

Hidup bagiku terkadang terasa begitu menyakitkan. Tak hanya sekedar pahit, tapi ia memberikan luka. Aku gadis mungil yang baru mengenal dunia langsung dihadapkan dg benda2 tajam yang aku tak pandai menggunakannya, aku terluka, aku sakit. goresan kisah hidup, garis nasib yang membuatku terdampar di titik yang sungguh tak pernah ku harapkan, hidup yg sama skali tak pernah diimpikan oleh raga yang bernyawa. Bukan ku membenci rencanaNya, bukan ku tak pandai bersyukur. Karna dalam setiap luka yg ku alami, selalu ada obat yang membuatku sembuh.
Dari luka aku belajar untuk sembuh, dari jatuh aku blajar untuk bangkit. Tetes demi tetes yang mengalir bukan karna ku lemah dan menyerah, aku hanya berusaha untuk menjadi seseorang yg profesional dalam mengekspresikan emosi.
Menghadapi dunia, menjalani kehidupan denga orang banyak, aku sungguh merasa kecil, apapun yang ingin ku raih tak ku peroleh dengan mudah. Tapi mereka ? Apa yang mereka dapat adalah kepingan dari mimpi mimpiku. Aku teriris, semakin ku memperhatikan sekeliling, semakin hatiku tercabik-cabik.
Disaat yang lain punya mimpi, aku pun juga. Namun disaat yang lain bergerak mengejar mimpi dengan mudahnya, ku kembali merenung. 'Mampukah aku ?' Saat dunia dikendaliin oleh UANG, aku bagaikan makhluk yang tak berdaya. Dari sekian banyak mimpiku, biarlah beberapa diantaranya menjadi angan belaka. Biarku merajut mimpiku yang baru, biarku susun puzzle kehidupanku berdasarkan garis takdir yang ku terima.
Saat ku tak menemukan jalan untuk menggapai mimpiku, satu yang ku percaya bahwa 'dunia dan seisinya sudah ada yang ngatur'. Ya, mungkin garis takdir tidak mengantarkan ku pada mimpiku, tapi garis takdir mengantarkanku pada sesuatu yang indah menurut-Nya.
Aku ingin sukses, jika ku tak mampu menggapai inginku, maka biarlah rencana-Nya yang mengantarkanku pada kesuksesan itu.

"Aku berjuang untuk kedua orangtuaku dan orang yang menyayangiku" -WS-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Garis Takdir

Hidup bagiku terkadang terasa begitu menyakitkan. Tak hanya sekedar pahit, tapi ia memberikan luka. Aku gadis mungil yang baru mengenal duni...